Puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan dasar yang menyelenggarakan kegiatan promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, Pelayanan kesehatan Ibu & Anak, KB, Perbaikan Gizi, Pemberantasan Penyakit Menular, dan pengobatan. Beberapa Puskesmas, yaitu Puskesmas Perawatan, disamping menyelenggarakan pelayanan juga menyediakan pelayanan rawat inap. Pelayanan pengobatan/perawatan diarahkan sejauh mana unit pelayanan kesehatan sejak dari puskesmas pembantu, Puskesmas dan rumah sakit dapat digambarkan menjangkau masyarakat dari segi pemberian pelayanan kesehatan, hal ini dapat dilihat dari jumlah masyarat yang mau memanfaatkan unit pelayanan tersebut dalam bentuk kunjungan.

Tahun 2009 jumlah seluruh kunjungan rawat jalan adalah 169.786, sedangkan jumlah kunjungan rawat inap hanya 1.422 orang. Kondisi kunjungan Puskesmas masih sangat rendah ini kemungkinan ada hubungan dengan mutu pelayanan yang diberikan sebagai dampak dari performan, kondisi perbekalan kesehatan berupa obat-obatan dan peralatan (medis dan non medis) serta SDM sebagai penyelenggaraan pelayanan kesehatan itu sendiri masih kurang.

Tahun 2012 jumlah seluruh kunjungan rawat jalan adalah 146.748 (39,04%) dari jumlah poebduduk sedangkan jumlah kunjungan rawat inap hanya 392 orang. Kondisi kunjungan Puskesmas masih sangat rendah ini kemungkinan ada hubungan dengan mutu pelayanan yang diberikan sebagai dampak dari performan, pencatatan dan pelaporan yang kurang akurat.

Karenanya solusi yang di harapkan adalah melihat kondisi mutu yang sebenarnya dengan melakukan survey juga secara bersamaan melengkapi peralatan dan perbekalan kesehatan di samping pembenahan SDM dalam bentuk pelatihan-pelatihan.