Kartu sehat adalah kartu identitas yang dapat dipergunakan oleh keluarga miskin untuk untuk mendapatkan pelayanan kesehatan disarana pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. Dalam perkembangannya pada tahun 1998 kartu sehat dimanfaatkan untuk Program jaringan Pengamanan sosial bidang kesehatan  (JPSBK), sejak tahun 1998-2001 berubah menjadi Program Dampak Pengurangan subsidi energi (PDPSE), tahun 2002-2004 berubah menjadi Program Kompensasi Pengurangan Subsidi bahan bakar minyak (PKPS-BBM) Bidang Kesehatan, seterusnya tahun 2007 berubah menjadi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin), terakhir tahun 2008 berubah menjadi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Perkembangan jumlah keluarga miskin menurut indikator kesehatan, dari tahun ketahunnya selama program dilucurkan memperlihatkan bahwa jumlah  pada tahun  2008 meningkat sebesar 29.957 jiwa yang dicakup Askeskin (27,17%) dan yang mendapat pelayanan kesehatan 99,63%. Sedangkan pada tahun 2009 yang dicakup 110.269  yang mendapat pelayanan kesehatan 42.342 yang mendapat rawat jalan dan 173 yang mendapat rawat inap.  Dan pada tahun 2010  jumlah maskin masih sama pada tahun 2009 110.269 orang yang mendapat yankes dasar pada strata 1 sebanyak 51,94% atau 57.269. Dan pada tahun 2012  jumlah maskin masih sama pada tahun 2009  110.269 orang yang mendapat yankes dasar pada strata 1 sebanyak 51,94% atau 57.269.  Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini :

NO

TAHUN

JUMLAH GAKIN

DICAKUP ASKESKIN

%

MENDAPAT YAN.KES

%

1

2008

           110.269

       110.269

           100,00

     29.847

       27,07

2

2009

           110.269

       110.269

           100,00

     42.515

       38,56

3

2010

           110.269

       110.269

           100,00

     57.269

       51,94

4

2011

           110.269

       110.269

           100,00

     42.515

       38,56

5

2012

           110.269

       110.269

           100,00

     57.269

       51,94