PHBS adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikas, memberikan informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, sehingga membantu masyarakat mengenali dan mengatasi masalah sendiri, dalam tatanan rumah tangga, agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kesehatan.

PHBS pada tatanan rumah tangga dinilai berdasarkan 16 indikator yang meliputi 9 indikator perilaku dan 7 indikator lingkungan. Sembilan indikator perilaku ini adalah (1) Perilaku tidak merokok, (2) Persalinan oleh Nakes, (3) Immunisasi, (4) Penimbangan Balita, (5) Sarapan Pagi, (6) Kepersertaan Dana Sehat, (7) Kebersihan Mencuci Tangan, (8) Kebersihan Menggosok Gigi, (9) Olah Raga. Sedangkan Indikator Lingkungan pada PHBS adalah (1) sarana air bersih, (2) Jamban, (3) Tempat Sampah, (4) Sarana Pembuangan Air Limbah, (5) Ventilasi Rumah, (6) Kepadatan Rumah, (7) Lantai Rumah.

Sementara itu masyarakat Batu Bara tahun 2009, dari laporan yang di dapat dari 87.563 jumlah rumah tangga yang di pantau yang ber PHBS sebanyak 87.563 atau 100%. Dan pada tahun 2012 dari Rumah Tangga yang Ber PHBS dari 5.533 yang di pantau hanya 2.118 yang ber PHBS (38%).

Target persentase RT berperilaku hidup bersih sehat dalam indikator IS 2012 adalah 65%, sementara hasil pencapaian di Kabupaten Batu Bara sebesar 100%. Walaupun dari jumlah rumah tangga yang dipantau semua berperilaku sehat, tapi data tersebut belum dapat mengambarkan RT berperilaku sehat di Kab.Batu Bara. Dengan demikian masih diperlukan upaya peningkatan PHBS antara lain melalui pendekatan pimpinan, bina suasana, dan pemberdayaan masyarakat.