Dalam rangka meningkat mutu dan pemerataan pelayanan kesehatan maka upaya yang telah dan akan ditempuh selanjutnya adalah menitikberatkan palayanan kesehatan di Puskesmas sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar dengan menempatkan dokter dan dokter gigi.

Untuk mengukur tingkat kecukupan dokter dan dokter gigi di sarana pelayanan kesehatan terdepan adalah dengan menggunakan indikator ratio dokter dan dokter gigi puskesmas terhadap puskesmas. Ratio tenaga dokter terhadap Puskesmas di Kabupaten Batu Bara yaitu 2,69  yang berarti telah semua Puskesmas mempunyai dokter bahkan ada rata-rata 2 dokter dalam setiap Puskesmas.

Sedangkan ratio tenaga dokter gigi terhadap Puskesmas di Kabupaten Batu Bara adalah 1,15  yang berarti belum semua Puskesmas mempunyai seorang dokter gigi. Seharusnya dengan adanya dokter  dan dokter gigi di Puskesmas akan memberikan peluang kepada penyelenggara  (dokter dan dokter gigi) untuk kontrak dengan pelanggan lebih banyak yang ditandai dengan meningkatnya kunjungan Puskesmas, namun disisi lain kunjungan atau masyarakat yang memanfaatka Puskesmas kenyataannya masih rendah sehingga untuk itu perlu ada suat penelitian kearah tersebut untuk melihat tingkat kepuasan pelanggan dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan karena kedua posisi tersebut harus punya hubungan searah dimana tingkat kepuasan pasien akan sebanding dengan tingkat kepuasan penyelenggara pelayanan kesehatan.